Rabu, 30 Oktober 2019

Achmad Baiquni Kembali Dipercaya Memimpin Bank BNI

Sumber: google.com


Achmad Baiquni kembali dipercaya untuk  menjadi pemegang saham  serta melanjutkan jabatannya sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).

"Rapat berlangsung kondusif," ungkapnya usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), di Menara BNI, Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Yang berubah adalah Pergantian di susunan dewan direksi. Tambok P Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI. kini ia menjabat sebagai Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan.

Perihal penggantian Catur Budi Harto yang diberhentikan secara hormat. "Dengan adanya satu direksi kami yang diberhentikan yakni Pak Catur yang bawahi Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan, dari situ yang punya background itu yaitu Bu Tambok. Karena ada pergeseran maka kami ingin berikan pengalaman baru kepada direksi yang ada," ungkap Achmad Baiquni.

Rapat ini juga mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan menggantikan Anggoro Eko Cahyo yang kini menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI.

Selain itu, Bob Tyasika Ahanta yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI kini menjabat sebagai Direktur Tresuri dan lnternasional BNI.

Rico Budidairpo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tresuri dan lnternasional BNI kini menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI. dan di jajaran komisaris, BNI mengangkat Dirjen Anggaran Askolani sebagai komisaris perseroan menggantikan Marwanto Harjowiryono.




Sumber: Beritasatu.com

Selasa, 03 September 2019

Agus Mulyana Resmi Jabat Plt Dirut BJB Gantikan Ahmad Irfan


Sumber: google.com
Agus Mulyana Selaku Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BJB ditunjuk menjadi seorang pelaksana tugas (plt) untuk menggantikan Ahmad Irfan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

“Dirut baru hasil fit and proper test akan dilantik Maret (2019) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Tetapi sesuai ketentuan OJK, posisi dirut tidak boleh kosong. Jadi ada rangkap jabatan oleh direktur kepatugan sebagai plt dirut,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Bandung, Selasa (11/12).

Untuk meningkatkan penetrasi kerdit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) calon dirut baru juga menjalankan visi baru perseroan sebagai agen pembangunan daerah.

Dalam agenda perubahan pengurus Perseroan yakni memberhentikannya Agus Gunawan yang merupakan Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB yang telah wafat pada 9 November 2018.

“Mendapat mandat RUPS merangkap sebagai dirut. Hal biasa dalam organisasi. Saya akan terus menjalankan program-program yang sudah dibangun oleh Pak Ahmad Irfan, dan akan memerbaiki jika ada kekurangan,” tukas Agus Mulyana.

Selain Agus Mulyana, pemegang saham yang lain juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Komisaris Utama Independen Bank BJB Klemi dan juga Komisaris Independen Bank BJB Rudhyanto Mooduto dan Suwarta.

Sebelumnya, Pria kelahiran Bandung tahun 1964 ini menjabat Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BJB sejak Mei 2015. Dimana Agus Mulyana sebelumnya juga pernah menjadi Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB pada periode 2014 – 2015, dan Pemimpin Kantor Wilayah III Bank BJB sepanjang 2013 – 2014.




Agus Mulyana Terapkan Kepatuhan Sangat Baik, Bank BJB Raih TOP GRC 2019

Sumber: google.com

Pengelolaan risiko yang baik menjadi salah satu kunci yang harus dipraktikkan dalam setiap usaha bisnis. Pola manajemen risiko yang di terapkan bank BJB selama ini terbukti berhasil memberikan rasa yang aman sekaligus menunjang pertumbuhan perusahaan.

Bank BJB sendiri sudah mendapatkan perhargaan TOP GRC 2019. Diatas pimpinan Agus Mulyana, bank BJB dinilai telah menerapkan manajemen risiko dan kepatuhan yang sangat baik.

Bank BJB menyadari betul secara signifikansi yang akan dimainkan pengelolaan risiko usaha ini. Agus Mulyana menyetujui fungsi dari pengelolaan risiko usaha ini yakni untuk membangun dasar aalisus yang kuat sehingga berbagai langkah pengambilan keputusan usaha yang dijalankan pernankan bisa terhindar dari risiko merugikan bahgan mendorong ekspansi keuntungan pada level yang optimal.

Direktur Kepatuhan bank BJB Agus Mulyana juga di Kandidatkan sebagai The Most Committed GRC Leader 2019 dalam infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan yang baik (GCG), manajemen risiko dan manajemen kepatuhan di perusahaan, berada di tingkat yang sangat baik sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja bisnis BJB yang berkelanjutan.

Catatan perseroan pada Semester I 2019 rasio Non Performing Loan (NPL) bank bjb terjaga di level 1,7% atau lebih baik dibanding rasio NPL industri perbankan per Mei 2019 yang sebesar 2,61%. Sementara itu, rasio Net Interest Margin (NIM) bank BJB berada pada level 5,7% atau berada di atas rata-rata rasio NIM industri perbankan yang mencapai 4,9%.

Sedangkan dari segi kinerja, tercatat total aset bank BJB berhasil tumbuh 6,4% year on year (yoy) menjadi sebesar Rp120,7 triliun. Pertumbuhan aset ini didukung oleh penghimpunan DPK sebesar Rp95,1 triliun atau tumbuh sekitar 7% yoy. Sedangkan untuk laba bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp803 miliar. Untuk total kredit yang disalurkan mencapai Rp78,2 triliun atau tumbuh sebesar 8,2% yoy.

"bank bjb menyadari berbagai langkah usaha yang dilakukan perseroan harus dilandasi oleh tujuan mulia untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi negeri. Seluruh keputusan perusahaan selalu didasarkan pada prinsip tata kelola yang baik, didukung analisis tajam untuk melihat berbagai peluang dan ikhtiar nyata demi mempertahankan kebutuhan nyata dan berkelanjutan," kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, M. As'adi Budiman.




Sumber: ayobandung.com

Senin, 02 September 2019

Agus Mulyana Beserta Bank BJB Siap Hadapi Era Digital

Sumber: google.com
Di perkembangan era digital yang terus melaju dengan pesat, di indutri perbankan pun dituntut untuk terus melakukan sebuah inovasi dalam rangsa merespon kebutuhan kosumen itu sendiri.

Bank BJB telah memilih manajemen terbaru yang diharapkan dapat menjawab tantangan dari perkembangan digital di tengah persaingan yang cukup ketat.

Saat ini, direksi BJB dipimpin oleh Yuddy Renaldi sebagai Direktur Utama, lalu ada Agus Mulyana sebagai Direktur Kepatuhan, Nia Kania sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Rio Lanasier sebagai Direktur IT, Treasury, dan International Banking, Suartini sebagai Direktur Konsumer dan Ritel serta Tedi Setiawan sebagai Direktur Operasional.

Sebagai Direktur Kepatuhan Agus Mulyana mengatakan kalau BJBR telah berhasil menorehkan kinerja positif pada Triwulan II 2019. Bank BJB mencatat aset terbesarnya mencapai Rp.120,7 triliun yang didukung oleh penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Berbagai hasil yang positif ini diperoleh berkat komitmen yang buat oleh bank BJB untuk senantiasa kualitas layanan kepada masyarakat.

"Kami meyakini di dalam setiap perubahan akan selalu ada peluang dan tantangan untuk dihadapi. bank BJB siap menghadapi tantangan-tantangan baru ini dan membuktikan bahwa bank BJB merupakan bank yang adaptif dan dinamis dalam merespon kebutuhan layanan transaksi nasabah,"  ujar Direktur Utama bank BJB Yuddy Renaldi.



Sumber: ayobandung.com

Selasa, 27 Agustus 2019

Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan Timur, Amel Carla: Aku Berharap Kalimantan Timur Lebih Baik Lagii

Sumber: google.com
Artis Amel Carla berharap lebih baik atas rencana dari pemerintahan yang akan memindahkan Ibu Kota ke daerah asal kelahirannya, Kalimantan Timur.

Pemain dari film the Underdogs itu berharap Kalimantan Timur akan lebih baik lagi dari segi pembangunan yang merata.

“Karena dengan pemindahan Ibu Kota di Kalimantan Timur pastinya akan membawa hal-hal baru yang mungkin masyarakat disana belum pernah rasakan,” ujar Amel Carla saat dihubungi media baru-baru ini.

Selain itu, Amel juga berharap Kalimantan Timur dari sisi Pariwisata akan lebih maju lagi.

“Akan ada pembangunan yang pastinya membuat Kalimantan Timur menjadi lebih maju juga, pariwisata yang meningkat, dan pastinya banyak hal positif yang bisa diambil dari pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur ini,” tuturnya.

Kendati demikian, wanita berusia 18 tahun itu juga merasa perpindahannya  ibu kota selain memberi hasil yang baik, juga pasti terdapat dampak buruk.

“Namun jangan lupa kalau disisi lain pengaruh buruk pemindahan ini juga sama banyaknya,” tandasnya.



Sumber: akurat.co

Ninja 250 Tahun 2020 Akan Hadir di Dealer Bulan Agustus Ini

Sumber: google.com
PT. Kawasaki Motor Indonesia (KMI) secara resmi telah meluncurkan Ninja 250 model tahun 2020. Unit yang diluncurkan untuk tipe Ninja 250 SE ABSdan Ninja 250 SE ABS MDP.

Mulai bulan Agustus ini, kedua tipe sudah dapat ditemui di dealer-dealer resmi Kawasaki di seluruh Indonesia. Ninja 250 SE ABS model baru ini mendapatkan warna putih.

Sedangkan Ninja 250 SE ABS MDP model baru hadir dalam warna hitam. Dari segi spesifikasi, keduanya memiliki kesamaan dengan model tahun sebelumnya.

Kedua motor ini telah dilengkapi dengan teknologi keyless Kawasaki, yakni Kawasaki’s Intelligent Proximity Start System (KIPASS). Sistem smart key ini membuat aktivasi kunci utama dan kunci setang melalui remot.

Sistem yang serupa dengan sistem yang ada pada sport tourer Kawasaki 1400GTR/Concours 14. Model ini juga dilengkapi dengan sistem pengereman ABS.

Sementara itu, tipe Ninja 250 SE ABS MDP telah dilengkapi dengan sistem Magnetic Design Painting, yang desain grafisnya menggunakan bantuan magnet untuk membentuk lekukan tiga dimensi yang terlihat pada body fairing-nya.

Ninja 250 SE ABS yang tersedia dalam warna putih dipasarkan seharga Rp75 juta (OTR Jakarta). Sedangkan Ninja 250 SE ABS MDP yang hadir dalam warna hitam dijual dengan harga Rp75,5 juta (OTR Jakarta).



Sumber: akurat.co

Main Film Suami Yang Menangis, Poppy Bunga: Di Poligami, Berat

Sumber: google.com
Setelah cukup lama vakum di dunia hiburan, artis peran Poppy Bunga rupanya baru saja menyelesaikan syuting film terbarunya, Suami Yang Menangis.

Film besutan sutradara Farid Ongky tersebut mengangkat kisah masa muda hingga syiar almarhum Ustaz Arifin Ilham. Selain itu, juga akan menggambarkan sebuah lika-liku kehidupan poligami.

Sebagai pemeran utama, Poppy mengaku tak siap jika apa yang dialami dalam adegan filmnya tersebut menjadi kenyataan dalam hidupnya. Ya, Poppy menyatakan tidak ingin di poligami.

"Waduh itu dia, kalau masalah di poligami, berat. Jujur aku gak termasuk yang siap untuk itu," ungkap Poppy saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (27/8).

Poppy juga mengatakan alasan kenapa dirinya menerima tawaran untuk main di film tersebut, ialah ingin turut mengingatkan kepada masyarakat bahwa poligami itu tidak mudah.

"Memang sih sesuai sama syariat tapi semua itu ada prosedurnya. Kamu harus izin dulu sama istri pertama kamu, kamu harus izin dulu sama keluarga kamu," tukasnya.

Soal tujuan poligami, Poppy menyebut jangan sampai niat awal untuk menolong dengan menikahi wanita untuk menjadi istri kedua justru nanti malah menyakiti pihak lain.

"Jangan sampai mau menolong tapi menyusahkan yang lain gitu jangan sampai ada orang yang tersakiti," tutupnya.

Film Suami Yang Menangis mulai tayang di bioskop Tanah Air, 5 September 2019 mendatang.



Sumber: akurat.co

Jenis Kelamin Calon Anak Perempuan, Kartika Putri: Alhamdulillah Sehat Bayinya

Sumber: google.com
Presenter Kartika Putri dan suaminya Habib Usman sudah mengetahui secara jelas apa jenis kelamin dari calon anak pertama mereka. Ternyata hadiah dari pernikahannya itu adalah seorang bayi perempuan.

"Alhamdulillah sehat (bayinya), Alhamdulillah babynya perempuan, terus dicek semuanya InsyaAllah sehat semua," ujar Kartika Putri di Kawasan Tandean, Jakarta Selatan, Selasa (27/8).

Sebelumnya, Kartika juga sempat khawatir dengan kesehatan sang jabang bayi dalam kandungannya karena pernah sakit cacar.

"Sempat khawatir karena dulu gara-gara cacar kan banyak. Cuma Alhamdulillah sekarang makin tua usia kandungannya, makin tahu bahwa babynya normal, makanya minta doanya supaya sehat," jelasnya.

Sementara Habib Usman juga merasa kalau Kartika tidak pernah mengidam sesuatu yang sulit didapatkan selama hamil. Hal itu juga dibenarkan oleh perempuan yang bisa dipanggil Karput tersebut.

"Enggak. Alhamdulillah enggak rewel. Alhamdulillah enggak ada yang susah (kalau dia ngidam)," kata Habib Usman.

"Enggak, aku mah enggak gitu (ngidam yang susah didapat), paling galak doang dikit, itu mah pengaruh hormon," timpal Kartika Putri.

Yey! Mario Kart Tour Kini Hadir di Perangkat Mobile

Sumber: google.com

Salah satu mainan ternama dari Nitendo, Mario Kart, mungkin kini sudah tak  asing lagi bagi para pecinta gim. Nah, untuk kalian penikmat dari  gim Mario Kart, ada kabar gembira.

Melansir Gsm Arena Rabu (28/8), melalui akun Twitter resminya, Nintendo telah mengumumkan bahwa Mario Kart Tour akan segera hadir di perangkat mobile pada 25 September mendatang.

Kabarnya, permainan Mario Kart Tour ini akan tersedia di perangkat IOS maupun Android. Untuk memainkannya, pengguna Android dan iPhone juga dapat melakukan pra registrasi di Google Play Store dan App Store.

Sebelumnya, Nintendo juga sudah berencana untuk meluncurkan Mario Kart Tour pada awal tahun 2019. Namun entah mengapa, rencana itu tidak pernah terselasaikan yang pada akhirnya kini perusahaan mengonfirmasi kalau gim tersebut akan segera tiba dalam waktu dekat.




Sumber: akurat.co